Bandara Internasional Supadio Pontianak Berlakukan Siaga Satu

Suasana Bandara Supadio, Rabu (16/5/18)
PONTIANAK, KOSAKATA - Orotitas di Bandara Internasional Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat, men-declare status Siaga Satu di lingkungan bandara itu, merespon sejumlah kejadian terorisme di Surabaya, Jawa Timur dan di Pekan Baru, Sumatera.


General Manager bandara itu, Bayuh Iswantoro, Rabu (16/5/18) mengatakan, status siaga satu sudah di-declare sejak Senin lalu yang segera diikuti dengan pengetatan pengamanan di sejumlah posisi kunci dan akses control.


“Pengamanan yang lebih ketat dari kondisi normal, dibantu aparat gabungan Polisi dan Tentara Nasional Indonesia di sebuah pos khusus,” kata Bayuh, menambahkan status siaga satu ini berlaku untuk batas waktu yang belum ditentukan.


Pemberlakuan status itu sementara ini tidak memengaruhi jadwal penerbangan. Seorang penumpang yang baru mendarat di Supadio Airport dari Bandara Tebelian di Kabupaten Sintang, Marcelina Erni, mengatakan, suasana di objek vital itu pun terlihat biasa-biasa saja.


“Tidak saya temukan suasana yang terlalu mencekam, biasa saja seperti penerbangan normal. Memang saya lihat ada beberapa aparat berjaga,”kata Erni.


Aksi terorisme yang terjadi di Surabaya beberapa hari lalu, mendapat respon pula dari sejumlah Gereja Katolik di Kota Pontianak. Seperti di Gereja Paroki Santo Hieronimus di Pontianak Timur, umat secara bergiliran ikut berjaga di gereja, sesekali disertai sejumlah aparat polisi dan tentara. (Hnz)

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.