KPU Kalimantan Barat Terima 3,5 Juta Surat Suara

KOSAKATA, PONTIANAK - Komisi Pemilihan Umum Kalimantan Barat telah menerima 3,5 juta surat suara untuk pemilu gubernur, yang dilaksanakan pada 27 Juni 2018. Hal tersebut dikemukakan Mujiyo, Komisioner KPU Kalbar yang membidangi divisi logistik, kemarin.

“Surat suara ini akan didistribusikan ke kabupaten/kota. Setelah itu langsung didistribusikan ke panitia pemilihan di tingkat bawah,” kata Mujiyo.

Mujiyo memastikan pengiriman surat suara dari percetakan hingga ke tingkat bawah dikawal ketat petugas kepolisian.

“Pengamanan ketat dan maksimal. Terpal juga berlapis-lapis. Mobil boks bahkan dilapisi dengan terpal,” ujarnya.

KPU akan melakukan penyortiran dan penghitungan surat suara. Hal ini dilakukan untuk memastikan surat suara yang rusak atau tidak. Jika rusak, KPU sesegera melakukan pemesanan ulang. Surat suara harus dipastikan tercukupi sehari sebelum pencoblosan.

Mujiyo mengungkapkan, tinta dan perlengkapan lain dalam proses pengiriman. Begitu juga untuk bilik suara. Penambahan bilik suara ini dilakukan karena bilik ada yang mengalami kerusakan.

Sementara itu, mobil yang membawa logistik pemilu gubernur mengalami kecelakaan di Jalan Raya Bodok Sanggau, Dusun Tani Jaya, Desa Pusat Damai, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau, Kamis (31/5). Mobil tersebut membawa surat suara untuk lima kabupaten, yakni Sanggau, Sekadau, Sintang, Melawi, dan Kapuas Hulu.

Peristiwa itu dibenarkan oleh Kasat Lantas Polres Sanggau, AKP Refandri Meidika Putra. Ia menduga, sopir mobil jasa ekspedisi mengantuk dan mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi.

“Sopirnya luka ringan, kaki sebelah kanan robek dan di dahi lecet,” kata Refandri. (db)

Ilustrasi: cakrawalamedia.co.id

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.