Mengenal Calon Gubernur Kalimantan Barat: Karolin Margert Natasa (2)

Foto: FB @drkarolin
PONTIANAK, KOSAKATA – Calon Gubernur Kalimantan Barat, Karolin Margret Natasa (36), satu-satunya kandidat perempuan dalam perebutan kursi kepemimpinan nomor satu di provinsi ini untuk periode 2018-2023. Dia mencatat sejarah sebagai perempuan pertama yang berani mencalonkan diri.

Karolin, seorang dokter lulusan Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta, lahir di Kota Mempawah, 12 Maret 1982. Ibu bagi dua orang anak.  

Dia pernah menjadi anggota DPR RI dua periode, kemudian menjadi Bupati Kabupaten Landak, juga sebagai wanita pertama di posisi itu.

Karolin berpasangan dengan Suryadman Gidot, Bupati Kabupaten Bengkayang dua periode. Pasangan ini memiliki nomor urut 2.

Dia merupakan putri pertama dari Mantan Gubernur Cornelis, yang berkuasa selama dua periode. Kursi bupati yang kini didudukinya, juga pernah diduduki oleh sang ayah, selama dua periode.

Latarnya sebagai dokter, menjadikan Karolin mampu menyentuh kebutuhan dasar masyarakat di bidang kesehatan. Cukup sering dia menggelar pengobatan gratis terutama untuk warga pedalaman dan perbatasan Indonesia-Malaysia di provinsi ini.

Ada enam pilkada yang digelar serentak di Kalimantan Barat, yakni satu Pilkada Gubernur, satu Pilkada Walikota (Pontianak), dan empat Pilkada Bupati (Sanggau, Kubu Raya, Mempawah, dan Kayong Utara).  

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Barat menetapkan tiga pasang calon gubernur dan calon wakil gubernur dalam rapat pleno yang digelar pada Senin (12/2/2018) lalu.

Ketiga pasangan calon tersebut adalah Karolin Margret Natasa-Suryadman Gidot, Sutarmidji-Ria Norsan, serta Milton Crosby-Boyman Harun.

Dalam pleno tersebut, pasangan jalur perseorangan yaitu Kartius-Pensong dinyatakan tidak lolos dalam pencalonan.

Masa kampanye dijadwal dalam rentang 15 Februari-23 Juni 2018. Tiga pasangan ini memiliki kekuatan dukungan parpol beragam.

Pasangan Karolin-Gidot diusung PDI-P, Demorat, dan PKPI dengan jumlah kursi 27 kursi. Sutarmidji-Ria Norsan diusung Golkar, Nasdem, PKB, PKS, Hanura dengan jumlah 21 kursi. Milton Crosby-Boyman Harun yang diusung Gerindra dan PAN, dengan jumlah 13 kursi.

Pilkada serentak di Kalbar agak digelar pada 27 Juni 2018. (*)

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.