Mengenal Calon Gubernur Kalimantan Barat: Sutarmidji (3)

Foto: FB @H.Sutarmidji
PONTIANAK, KOSAKATA – Calon Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji (55) lahir di Kota Pontianak pada 29 November 1962. Pernah menjadi anggota DPRD Kota Pontianak, kemudian menjadi Wakil Walikota mendampingi Buchari A Rahman (Alm).

Midji, sapaan akrabnya, menjadi Wali Kota Pontianak selama dua periode. Menuju kursi Gubernur Kalimantan Barat periode 2018-2023, dia menggandeng Ria Norsan sebagai wakil. Ria Norsan pernah menjadi Bupati Kabupaten Mempawah (dulu daerah ini bernama Kabupaten Pontianak) selama dua periode.

Di bawah kepemimpinan Midji, Kota Pontianak banyak berbenah, di antaranya penetaan kawasan terbuka hijau dan taman kota. Alun-alun Kapuas di depan Kantor Wali Kota yang semula kumuh dan semerawut, berhasil ditata dengan indah, ingin menyontoh water front city di Kuching, Sarawak, Malaysia.

Dia juga telah menyederhanakan birokrasi perizinan yang semula berliku-liku, menjadi praktis dengan system online. Beberapa perijinan yang dianggap tidak perlu, telah dipangkas.

Ada enam pilkada yang digelar serentak di Kalimantan Barat, yakni satu Pilkada Gubernur, satu Pilkada Walikota (Pontianak), dan empat Pilkada Bupati (Sanggau, Kubu Raya, Mempawah, dan Kayong Utara).  

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Barat menetapkan tiga pasang calon gubernur dan calon wakil gubernur dalam rapat pleno yang digelar pada Senin (12/2/2018) lalu.

Ketiga pasangan calon tersebut adalah Karolin Margret Natasa-Suryadman Gidot, Sutarmidji-Ria Norsan, serta Milton Crosby-Boyman Harun.

Dalam pleno tersebut, pasangan jalur perseorangan yaitu Kartius-Pensong dinyatakan tidak lolos dalam pencalonan.

Masa kampanye dijadwal dalam rentang 15 Februari-23 Juni 2018. Tiga pasangan ini memiliki kekuatan dukungan parpol beragam.

Pasangan Karolin-Gidot diusung PDI-P, Demorat, dan PKPI dengan jumlah kursi 27 kursi. Sutarmidji-Ria Norsan diusung Golkar, Nasdem, PKB, PKS, Hanura dengan jumlah 21 kursi. Milton Crosby-Boyman Harun yang diusung Gerindra dan PAN, dengan jumlah 13 kursi.

Pilkada serentak di Kalbar agak digelar pada 27 Juni 2018. (*)

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.