Pastor Samuel: Anak Muda Jadi Jaring-jaring Perubahan

Oleh: Marsela

Pada 27 Juli 2012, Samuel ditahbiskan sebagai pastor diosesan di Paroki St. Petrus dan Andreas Keuskupan Sintang. Pada 2016, Pastor Samuel diminta Keuskupan Sintang untuk menetap di wilayah Keuskupan Agung Pontianak.

Sejak SMP hingga SMA, Samuel tinggal di Seminari Menengah Nyarumkop. Saat lulus SMA, ia bermaksud coba-coba untuk melanjutkan studiny di seminar tinggi. Namun, lama-kelamaan panggilan untuk menjadi seorang pastor semakin dicintainya.

Saat ini, Samuel tinggal di Seminari Tinggi Pastor Bonus Pontianak. Dia terlibat membantu dan mendampingi para frater di tempat tersebut.

Sabtu, 25 Agustus 2018, Samuel hadir di Kantor Pengembangan Sosial Ekonomi Keuskupan Agung Pontianak. Dia melihat 21 anak muda Katolik mengikuti pelatihan menulis untuk perubahan.

“Saya berharap anak muda bisa menjadi jaring-jaring perubahan terutama di Kalimantan Barat,” kata Pastor Samuel. (db)

Marsela, peserta pelatihan menulis angkatan pertama yang diselenggarakan KoSaKata, 2018.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.