Gerakan #angkat1saudara, Bantu Warga Terdampak Covid-19

Tim saat menyalurkan bantuan bagi warg yang terdampak covid-19 di Pontianak.
KOSAKATA, PONTIANAK – Pemuda Katolik Kalimantan Barat sejak 8 April 2020 memulai Gerakan nasional #angkat1saudara.

“Ini gerakan gotong royong untuk membantu yang kehilangan pekerjaan atau tidak bisa bekerja karena melaksanakan anjuran pemerintah untuk memutus mata rantai penularan covid-19,” kata Ketua Pemuda Katolik Komisariat Kalbar, Maskendari di Pontianak, kemarin.

Hingga kini, gerakan tersebut telah menerima donasi sebanyak 42 donatur, dalam bentuk uang sebesar Rp35.120.333 dan natura yaitu beras 555 kg, mie instan 50 kardus, teh 1 kardus, dan 2 kardus minyak goreng.

“Kami juga sudah mendistribusikan 130 paket bahan poko untuk 130 kepala keluarga di Pontianak dan Kubu Raya, meliputi masyarakat terdampak, asrama mahasiswa, dan panti asuhan,” kata Maskendari.

Ia menjelaskan, satu paket bahan poko yang disalurkan oleh Satgas Penanganan Covid-19 Pemuda Katolik Kalimantan Barat, terdiri atas beras 10 kg, 2 kg gula, 2 liter minyak goreng, 30 butir telur, 1 kaleng susu kental manis dan 1 boks teh, khusus untuk asrama mahasiswa ditambah 1 kardus mie instan, cukup untuk keperluan pangan 1 keluarga yang berjumlah 5 orang selama 7 – 10 hari.

Pembagian paket bahan pokok juga dilakukan oleh Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Landak bekerjasama dengan Pengurus Cabang Fatayat NU Landak dan Komunitas Karyawan Muda Katolik (KKMK) Paroki Salib Suci Ngabang sebanyak 140 paket sembako untuk 108 kepala keluarga di Kecamatan Ngabang dan Kecamatan Mandor.

Tak hanya itu, Satgas juga membagikan APD berupa masker kepada masyarakat sebanyak 3.700 pcs, dengan perincian Komda Kalbar 150 pcs, Komcab Sekadau 3.100 pcs, Komcab Sanggau 250 pcs, dan Komcab Landak 200 pcs. Selain itu Komcab Sanggau menyalurkan APD berupa Sepatu Safety 6 pasang dan 1.500 pasang sarung tangan medis kepada RSUD M.TH. Djaman Sanggau dan RSUD Ade M. Djoen Sintang.

“Kami juga mendistribusikan juga vitamin C sebanyak 4.550 tablet kepada masyarakat oleh Komcab Sekadau sebanyak 3.550 tablet dan Komcab Sanggau 1.000 tablet. Selain itu juga Komcab Sanggau menyalurkan 300 kaleng susu cap beruang untuk tenaga medis di beberapa puskesmas di Kabupaten Sanggau,” ungkap Maskendari.

Korda Satgas Penanganan Covid-19 Pemuda Katolik Kalbar itu juga mengungkapkan, untuk mendukung gerakan cuci tangan pencegahan covid-19 telah distribusikan sabun tangan cair sebanyak 59 liter. “Di Komcab Sekadau membagikan 44 liter dan Komcab Sanggau 15 liter, dan sabun batangan sebanyak 3.600 pcs oleh Komcab Sekadau,” katanya.

Maskendari mengungkapkan, untuk memperluas gerakan nasional #angkat1saudara, Satgas di tingkat Provinsi telah membangun kerjasama kolaboratif dengan Dewan Adat Dayak Kalbar, DPC PMKRI Cabang Pontianak, Pemuda Dayak Kalbar dan Café Betang.

Satgas menyerukan kepada masyarakat untuk disiplin dalam melaksanakan anjuran pemerintah untuk tetap di rumah aja, jaga jarak, pakai masker, hindari kerumunan, melaksanakan perilaku hidup sehat: cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, makan dan olahraga yang cukup.(db)

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.