Menguak Jejak Misi Katolik di Bumi Borneo

Juli 29, 2022
Last Updated

[Foto: Borneo Almanak & Sumbangan Gereja Kalimantan]

Tanah Borneo menjadi tujuan perjalanan misionaris dalam menyebarkan ajaran Kristus. KosaKata akan mencoba menguak jejak misi itu dalam beberapa rangkaian tulisan. Ini menjadi tulisan pembuka dari beberapa tulisan terkait sejarah misi Katolik di Kalimantan. Foto-foto yang diterbitkan dalam serial tulisan ini diambil dari Borneo Almanak dan Sumbangan Gereja untuk Kalimantan. 

Sejarah selalu berkaitan dengan peristiwa manusia, dan kondisi masa lalu, yang menumbuhkan perasaan emosional dan memorable (senang dan perih atau decak kagum,bahkan traumatik) ketika mendengar atau membaca peristiwa-peristiwa silam yang dialami manusia pada zaman itu.

Kami ingin mengisahkan nukilan kisah-kisah atau peristiwa silam yang terjadi di Bumi Borneo berkaitan dengan misi Katolik dalam penyebaran iman di tengah-tengah masyarakat di bentara hutan Borneo yang masih lebat dan ganas. Selain itu sebagian besar masyarakat yang menghuni salah satu pulau terbesar di dunia ini masih banyak yang belum mengenal agama Nasrani, khususnya orang-orang Dayak. 

Kami merasa perlu membatasi diri pada peristiwa-peristiwa silam. Misi Katolik yang akan menyajikan berbagai peristiwa masa lampau. Berkaitan dengan dinamika misionaris Katolik bersentuhan dengan warga masyarakat yang hidup di belantara Pulau Borneo. 


Penyajian mengenai kisah/peristiwa-peristiwa dalam tulisan ini juga mempertimbangkan bobot dan pengaruh peristiwa terhadap perkembangan masyarakat. Peristiwa-peristiwa yang dikisahkan tidak selalu berdasarkan urutan waktu. Lebih pada intisari peristiwa yang terjadi pada satu tempat/wilayah dan person-person yang terlibat pada peristiwa tersebut. Dalam kisah-kisah yang disajikan sedapat mungkin diuraikan dengan bahasa yang ringan dan mudah dibaca oleh siapapun. 

Tulisan ini memperhatikan sumber-sumber referensi yang valid/dapat dipercaya baik berupa tulisan/buku maupun hasil wawancara sebagai sumber primer dan sumber sekunder.

Walaupun tulisan ilmiah, unsur-unsur kevalidan menjadi perhatian penulis. Ini menghindari multitafsir dari pembaca. Ada beberapa rujukan, antara lain, tulisan para misionaris yang termuat pada buku: Borneo Almanak; Pengalih bahasa Pastor Yeremias Melis, OFMCap.; Sumbangan Gereja Untuk Kalimantan; Pengalih bahasa Pastor Amantius Pidjenburg, OFMCap, dan sumber lain baik berupa buku dan tulisan di media online.

Dalam penyajiannya, tulisan ini akan disajikan dalam bentuk sebuah tulisan bersambung dengan sub-judul sesuai dengan  peristiwa yang dikisahkan dalam tulisan tersebut. Demikian lah penulis hendak menyajikan kisah-kisah peristiwa silam terkait dengan misi Katolik di Bumi Borneo sebagai sebuah catatan-catatan yang dapat menyumbang wawasan bagi sidang pembaca. 



Penulis: Br. Kris Tampajara MTB

Editor: Budi Atemba

Selengkapnya