Bak Konser Musik, Pentas Seni Persekolahan Suster Pontianak Meriah

Oktober 20, 2022
Last Updated

Pentas Seni Bulan Bahasa Persekolahan Suster Pontianak bagai konser musik saat ada yang tampil di atas panggung. Lagu yang dinyanyikan sangat akrab dengan anak-anak. Tak heran, jika mereka larut ikut menyanyikan lirik lagu mengikuti penyanyi di atas panggung. Kekompakan ini membuat aula, tempat pentas seni dihelat, bagai sebuah konser musik. 

Pentas seni ini digelar selama dua hari, yakni Jumat, 21 Oktober 2022 dan Sabtu, 22 Oktober 2022. Acara dimulai pagi hari sekira pukul 07.00 hingga siang hari sekira pukul 12.00. Seluruh civitas sekolah ambil bagian dalam kegiatan itu, mulai anak-anak prasekolah di taman kanak-kanak hingga sekolah dasar (SD) dan menengah (SMP). Para guru dan staf sekolah juga ikut terlibat dalam gawai rutin setiap tahun itu. 

Tahun 2022, kegiatan pentas seni mengambil tema 'Bangkit Bersama'. Ini kegiatan termeriah usai pandemi Covid-19 mereda. Kendati begitu, seluruh orang masuk ke kompleks persekolahan wajib mengenakan masker. Pentas seni ini juga berkaitan dengan peringatan hari jadi ke-251 Pontianak. Karena itu, parapihak yang terlibat mengenakan baju kurung dan teluk belanga. 

Ketua Panitia Pentas Seni Persekolahan Suster Pontianak, Rupina Banang mengungkapkan, pentas seni yang mengambil tema 'Bangkit Bersama' ini menampilkan beragam kegiatan seni, baik tingkat Taman Kanak-kanak, sekolah dasar, hingga sekolah menengah pertama. 

"Dua hari ini, kita akan disuguhkan aksi seni dari anak-anak, baik TK, SD, maupun SMP. Mulai menari, menyanyi, pantomim, pencak silat, musik sape', drumband hingga musik tradisional," kata Rupina. 

Setidaknya ada 130 siswa yang terlibat dalam kegiatan pentas seni tersebut. Selain itu, kata Rupina, di halaman persekolahan juga ada stan bazaar. Pada stan bazaar, pengunjung bisa menikmati aneka kuliner yang bersahabat bagi lidah. 

Menurut Rupina, kegiatan pentas seni ini merupakan rangkaian bulan bahasa selama bulan Oktober. Setiap tahun, Persekolahan Suster Pontianak selalu menggelar kegiatan seni dan literasi pada bulan Oktober. Tak hanya itu, kegiatan ini juga berkaitan dengan peringatan 251 hari jadi Pontianak pada 23 Oktober. Tak heran, jika anak-anak dan civitas sekolah mengenakan baju kurung dan teluk belanga.

"Terima kasih kepada semua orang yang telah membantu. Terima kasih juga kepada siswa yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut," kata Rupina.

Ketua Yayasan Persekolahan Suster Pontianak, Sr. Irene SFIC memberikan apresiasi kepada sekolah yang telah memberikan ruang bagi siswa menampilkan talentanya lewat pentas seni. 

"Yayasan selalu memberikan dukungan atas kegiatan yang positif ini untuk memajukan dan mengembangkan pendidikan," katanya. 

Menurut dia, lewat rangkaian acara ini betul mendukung agar bisa menjalankan dgn baik, sesuai kehendak Dia yang mengutus kita. "Semoga anak-anak bisa berkembang dan bersaing di panggung dunia," kata Suster Irene.

Selain anak-anak, para guru juga ikut menampilkan bakat dalam seni, seperti bernyanyi. Hal ini membuat aula kian riuh. Apalagi lagu yang dinyanyikan akrab di telinga anak-anak. Mereka ikut larut menyanyi, bak konser musik. (*)

Selengkapnya