Mitos dan Fakta: Rosario yang Didevosikan Kepada Bunda Maria

Oktober 03, 2022
Last Updated


Gereja Katolik menetapkan bulan Oktober sebagai Bulan Rosario. Ada beberapa mitos dan fakta umum terkait devosi kepada Bunda Maria tersebut. Selain itu, penghormatan kepada Bunda Maria juga dilakukan pada bulan Mei, yang dikenal dengan sebutan Bulan Maria. Jadi dalam setahun kalender masehi, umat Katolik dua kali berdevosi kepada Bunda Maria.

Hanya Umat Katolik yang Berdoa Rosario. Ungkapan ini adalah mitos. Orang di luar Katolik juga bisa berdoa rosario. Banyak orang yang menyerahkan doa-doanya melalui perantaraan Bunda Maria bahkan dalam pertobatan mereka. Beberapa orang Protestan mengakui rosario sebagai bentuk doa yang sah.

Berdoa Rosario itu Bagian dari Menyembah Berhala. Ini juga mitos. Sejumlah kalangan menolak untuk mendoakan rosario, mengklaim bahwa mengidolakan Maria dan terlalu berulang-ulang. Namun tak bisa ditepis bahwa rosario bisa disalahgunakan, sama seperti seseorang yang mengidolakan pendeta atau imam tertentu, bentuk ibadah, atau puasa. Tetapi rosario bukanlah suatu bentuk menyembah berhala.

Rosario bukanlah doa kepada Maria. Ini adalah meditasi tentang kehidupan Kristus yang diungkapkan dalam lima misteri. Dengan tujuan menarik orang yang berdoa lebih dalam untuk merenungkan sukacita, pengorbanan, penderitaan, dan mukjizat Kristus yang mulia dalam hidupnya.”

Ketika kita berdoa Salam Maria, kita tidak memuja Maria, kita meminta syafaatnya, sama seperti kita mungkin meminta seorang teman atau anggota keluarga untuk mendoakan kita. Doa apa pun bisa kehilangan maknanya jika kita tidak sengaja merenungkannya. Berfokus pada misteri dengan tujuan dan niat adalah kunci kekuatan transformasi rosario.

Memakai Rosario sebagai Kalung. Biasanya dianggap tidak sopan untuk mengenakan rosario di leher seseorang, meskipun Gereja tidak memiliki pernyataan eksplisit untuk tidak melakukannya. Akan tetapi, Kanon 1171 dari Kitab Hukum Kanonik mengatakan, “benda-benda suci, yang disisihkan untuk ibadat ilahi dengan dedikasi atau berkat, harus diperlakukan dengan hormat. Mereka tidak boleh digunakan untuk penggunaan sekuler atau tidak pantas, meskipun itu mungkin milik orang pribadi.”

Penting untuk memperlakukan rosario dengan hormat dan niat. Jika Anda berniat memakai rosario sebagai perhiasan, ini tidak sopan dan harus dihindari. Tak perlu dikatakan bahwa memakai rosario sebagai ejekan atau simbol geng akan menjadi dosa.

Tetapi jika niat Anda untuk menggunakan rosario dan memperhatikan doa, maka itu boleh. Bukan hal yang aneh di beberapa budaya, seperti di Honduras dan El Salvador, untuk melihat rosario dengan hormat dikenakan di leher sebagai tanda pengabdian.

Cincin atau gelang rosario mungkin merupakan pilihan yang lebih baik jika Anda ingin menyimpan rosario Anda di dekat Anda sebagai pengingat untuk berdoa, karena rosario lebih tidak terlihat dan tidak mudah disalahartikan sebagai perhiasan.

Rosario itu Simbol Ekstremis. Ini pernyataan yang keliru alias informasi palsu. Sebuah artikel Atlantik yang dibagikan secara luas musim panas ini menjadi viral karena menuduh rosario sebagai simbol ekstremis. “Sama seperti senapan AR-15 telah menjadi benda suci bagi nasionalis Kristen pada umumnya, rosario telah memperoleh makna militeristik bagi umat Katolik radikal-tradisional,” tulis artikel tersebut.

Penulis juga mengutip sikap Gereja tentang pernikahan tradisional dan kesucian hidup sebagai bukti “ekstremisme” dan mengklaim bahwa kecenderungan umat Katolik untuk menyebut rosario sebagai “senjata dalam memerangi kejahatan” sebagai hal yang berbahaya.

Seperti yang dilaporkan CNA tahun ini, para paus telah mendesak umat Katolik untuk berdoa rosario sejak 1571 - sering menyebut rosario sebagai "senjata" doa dan alat spiritual yang paling kuat.

Rosario Tidak Alkitabiah. Ungkapan itu tidak benar! Sebagian besar kata-katanya datang langsung dari Kitab Suci. Pertama, Bapa Kami didoakan. Kata-kata Bapa Kami adalah yang Kristus ajarkan kepada murid-murid-Nya untuk didoakan dalam Matius 6:9–13.

Salam Maria juga datang langsung dari Alkitab. Bagian pertama, "Salam, penuh kasih karunia, Tuhan besertamu," berasal dari Lukas 1:28, dan yang kedua, "Terpujilah engkau di antara perempuan dan terpujilah buah kandunganmu," ditemukan dalam Lukas 1 :42.

Setiap dekade berdoa rosario melambangkan suatu peristiwa dalam kehidupan Yesus dan Maria. Dekade dibagi menjadi empat set misteri: Joyful, Luminous, Sorrowful, dan Glorious, yang sebagian besar ditemukan dalam Kitab Suci.

Manik-manik Rosario Bisa Membunuhmu. Agak benar. Kacang rosario, atau biji abrus, adalah tanaman anggur asli India dan sebagian Asia. Biji anggur, yang berwarna merah dengan bintik-bintik hitam, sering digunakan untuk membuat perhiasan manik-manik — termasuk rosario. Biji kacang rosario mengandung zat beracun yang disebut abrin, yang merupakan racun alami yang bisa berakibat fatal jika tertelan. Namun, tidak mungkin seseorang keracunan abrin hanya karena memegang rosario yang terbuat dari biji abrus, karena seseorang harus menelannya.

Saat ini, sebagian besar rosario dibuat dari bahan tidak beracun lainnya, seperti kayu zaitun, plastik, atau kaca — menghilangkan kekhawatiran ini.

Rosario Melindungimu. Ini benar. Rosario telah terbukti menjadi kekuatan ajaib untuk melindungi orang-orang beriman dan menganugerahkan kepada mereka ekstra

Sumber: Chatolic News Agency

Selengkapnya