Tidak Semua Imam Katolik Bisa Praktik Eksorsisme, Hanya yang Ditunjuk Secara Khusus Oleh Uskup

May 25, 2023
Last Updated

Hanya imam yang ditunjuk oleh uskup yang bisa eksorsisme. [Foto: Int]

KOSAKATA.ORG
- Tidak semua orang bisa melakukan proses eksorsisme dalam Gereja Katolik.

Hanya seorang imam yang ditunjuk secara khusus oleh Uskup setempat yang memiliki otoritas untuk melakukan eksorsisme resmi. 

Proses penunjukkan ini melibatkan pelatihan khusus dan pemahaman yang mendalam tentang teologi, spiritualitas, serta pengetahuan tentang psikologi dan kesehatan mental.

Uskup setempat bertanggung jawab untuk menunjuk imam yang dianggap kompeten dan siap untuk melaksanakan tugas eksorsisme. 

Biasanya, imam tersebut memiliki pengalaman dan pelatihan tambahan dalam bidang ini.

Penunjukan ini juga memastikan bahwa eksorsisme dilakukan dalam ketaatan terhadap hukum kanonik dan pedoman Gereja Katolik.

Eksorsisme dalam Gereja Katolik biasanya dilakukan dengan hati-hati dan dalam konteks liturgis. 

Ritual ini terdiri dari doa-doa liturgis yang mengutuk dan mengusir setan, serta memohon perlindungan dan kekuatan dari Allah. 

Dalam banyak kasus, eksorsisme adalah serangkaian doa dan doa-permintaan untuk mengusir pengaruh jahat.

Sebelum melakukan eksorsisme, Gereja Katolik biasanya mengadakan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan bahwa fenomena yang dialami oleh individu tersebut tidak memiliki penyebab medis atau psikologis. 

Gereja mendorong individu yang menghadapi masalah psikologis untuk mencari bantuan medis atau konseling profesional sebelum mempertimbangkan eksorsisme

Tidak semua imam dalam Gereja Katolik memiliki otoritas eksorsisme. 

Hal ini hanya diberikan kepada imam yang ditunjuk secara khusus oleh Uskup setempat untuk tugas ini.[]

Selengkapnya